Berbagai Jenis Kerudung dari Berbagai Tradisi

~ dan sila ke-8 dekalog ~

I. Mengapa Kerudung Ada dalam Berbagai Tradisi?

Perempuan India

Mengenakan kerudung bukan hanya tradisi yang ada dalam tradisi keyakinan Islam. Aturan berbusana, aturan menutup aurat, anjuran mengenakan pakaian tertentu, perintah mengenakan kerudung atau penutup kepala, dan seterusnya terdapat dalam berbagai tradisi agama, keyakinan dan budaya.

Manusia memang dianugrahi kebebasan atau kemerdekaan. Akan tetapi, manusia yang hidup sebagai makhluk sosial, ketika berada dalam masyarakat, atau di ruang publik, dapat dikatakan “kehilangan kemerdekaan mutlaknya” oleh karena kemerdekaan yang juga dimiliki individu-individu lain. Termasuk dalam hal berpakaian,. Di negara-negara Barat sekali pun, orang yang bertelanjang dianggap mengganggu ketertiban umum.

Seluruh manusia dianugrahi kemerdekaan. Kemerdekaan adalah “ada” atau “eksistensi”, maka sesungguhnya batasan-batasan dari kemerdekaan adalah kemerdekaan itu sendiri. Dasasila atau Dekalog merupakan cahaya, lilin, bintang, dan atau matahari yang menyinari kita akan batasan-batasan dari kemerdekaan itu. Sebagian orang memandangnya sebagai Sepuluh Perintah Allah, sebagian yang lain memandangnya sebagai Sepuluh Komitmen Manusia,  sebagian yang lain memandangnya sebagai Sepuluh Janji Ilahi dan sebagian yang lain juga memandangnya sebagai Hukum Emas. Ia bukan eksklusif untuk Bani Israil, umat Nabi Musa, atau orang Yahudi dan Kristen hanya karena ia berada dalam Alkitab, atau diturunkan dan dibaiatkan kepada umat Musa. Orang-orang Islam mempunyai istilah al-Furqon, sang pembeda yang haqq dan yangbathil, yang bahkan bisa begitu beragam tafsirnya antara setiap mazhab dan sekte, padahal seharusnya ia sangat sederhana sekaligus universal. Dan, istilah al-Furqon ini terdapat dalam alQuran surah alBaqarah ayat 53.  Maka, jika kita mau dengan sangat seksama berjalan melintasi ruang dan waktu, pada seluruh tradisi agama, kepercayaan dan budaya, Dasasila telah terpatri ke dalam seluruh kelompok manusia dengan gradasinya masing-masing, dan bahkan telah terpatri pula ke dalam sanubari setiap individu sebagai potensi kesadaran alami untuk mengenal mana yang benar dan mana yang salah – meskipun potensi adakalanya harus dibangkitkan, dan untuk itulah terdapat utusan-utusan Ilahi, guru-guru agung, dan orang-orang bijak bistari, yang mereka diutus untuk mengingatkan kembali umat manusia.

Dalam tulisan terkenal “Surat untuk Flora” atau “Surat Ptolemius untuk Flora” terdapat ungkapan yang menarik:

Hukum Ilahi, (yang) murni dan tak tercampur oleh kerendahan kualitas (apapun), adalah sepuluh kata-kata yang diukir pada dua tablet (batu), melarang hal-hal yang tak boleh dilakukan dan menyuruh hal-hal yang harus dilakukan.

Petunjuk berbusana (menutup aurat) merupakan cara yang diajukan untuk melindungi seseorang dari melanggar “Jangan Berzina” baik kepada lelaki maupun perempuan. Tujuan dari petunjuk berbusana atau menutup aurat adalah untuk melindungi dirinya dari dirinya sendiri berbuat zina.

Perempuan Nepal

Akan tetapi, akhir-akhir ini kita makin sering melupakan hal-hal yang mendasar dan justru melupakan tujuannya. Kita menerapkan begitu banyak aturan dan begitu banyak sanksi dalam hal peraturan berbusana, baik secara formal maupun informal, seperti kewajiban berhijab, misalnya dengan perda-perda atau belakangan ini ada kesan perempuan (Muslim) yang tidak berhijab dianggap bukan perempuan baik-baik. Akan tetapi, perkosaan dan kekerasan seksual bukannya menurun. Semua perintah dalam rukun Islam dan semua perintah dan larangan lain dalam alQur’an termasuk petunjuk berbusana yang bunyinya sangat sederhana pada dasarnya bertujuan untuk melindungi dari melakukan hal-hal yang salah itu. Seperti yang pernah saya katakan, sekalipun saya sholat lima kali sehari, melakukan sedekah dan membayar zakat, serta pergi berziarah ke Mekkah, apabila saya melakukan korupsi (yang sama artinya dengan mencuri), maka perbuatan korupsi saya adalah salah, sekalipun saya korupsi untuk pengadaan naskah alQur’an atau untuk memberangkatkan haji orangtua saya. Jadi, sekalipun saya mengenakan hijab, niqab bahkan burqa, jika saya berzina, saya tetaplah salah. Begitupun jika Anda laki-laki mengenakan jubah dan berpeci, bahkan sekalipun bergelar sayyid dan bersurban hitam lalu memperkosa saya, maka Anda tetaplah salah.

Saya tidak percaya bahwa Islam adalah agama tekstil.  Saya yakin bahwa Islam bukan agama tekstil. Akan tetapi, saya percaya bahwa tekstil dapat menjadi sarana untuk meraih keridhoanNya. Sama seperti hal-hal lain — makanan, uang, pekerjaan, buku, dsb. Semua ini dapat menjadi sarana untuk mencapai keridhoanNya.

Suku Kuna, Panama

 Tetapi, jika peraturan tekstil itu kita maknai bahwa perempuan harus menutup auratnya karena untuk “menjaga diri dari gangguan birahi lawan jenis di tempatnya hidup” maka saya tidak bersetuju dengan hal ini. Ada seorang teman (laki-laki) mengatakan jika yang dimaksud adalah manfaat, maka ini benar, tetapi ini bukan tujuan dari menutup aurat. Peraturan berbusana atau peraturan menutup aurat memang memiliki banyak manfaat, akan tetapi manfaat itu adalah potensi yang manfaatnya baru terbukti ketika teraktualisasi, dan setiap orang meskipun mendapatkan potensi yang sama, belum tentu aktualisasi potensinya sama. Ini sama seperti obat untuk penyakit yang sama, belum tentu dua pasien akan mendapatkan manfaat yang sama. Yang satu bisa sembuh, yang satu bisa saja malah membutuhkan obat lain. Mengenakan jilbab atau hijab memang dapat bermanfaat untuk menghindari godaan dan atau gangguan dari para pria, tetapi tidak semua pria, tidak di semua ruang dan waktu. Melakukan solat dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, tetapi belum tentu menyembuhkan semua orang yang sakit secara fisik. Tetapi, tentu tujuan solat bukanlah hal ini. Solat bertujuan untuk melindungi kita dalam menjaga tauhid kita sebagaimana yang ditekankan dalam sila pertama, kedua, dan ketiga dari Dasasila. 

Perempuan menutup auratnya (apapun batasan yang ia yakini) untuk menjaga dirinya sendiri (dari dirinya sendiri). Birahi dan nafsu sebagai laki-laki, LAKI-LAKI itu SENDIRILAH YANG HARUS MENGENDALIKANNYA. Karena, pada kenyataannya, perkosaan dan pelecehan tetap terjadi kendati pun perempuan berhijab, bahkan berhijab apa yang disebut syar’i, atau bahkan saat dia pakai niqab dan burqa. Bahkan dilakukan oleh orang-orang yang seharusnya melindungi perempuan dan bahkan terbebas dari “hukum aurat” yang umum diterima (seperti dilakukan oleh ayah, paman, kakek, kakak dan adik sendiri, di dalam rumah!).

Begitu pun sebaliknya. Laki-laki juga sama, ia menutup auratnya (apapun batasan yang ia yakini) untuk menjaga dirinya sendiri (dari dirinya sendiri). Dan, perempuan sendirilah yang mengendalikan dirinya ketika melihat laki-laki.

Suku Naxi, China

Apakah pernyataan “memakai hijab untuk menjaga diri dari gangguan birahi lawan jenis di tempatnya hidup” tidak sama artinya dengan makna bahwa tugas atau kewajiban “mengendalikan, mengontrol atau menjaga” kelakuan laki-laki ada pada perempuan, padahal pada kenyataan siapa orang yang benar-benar bisa sepenuhnya mengendalikan perbuatan, pikiran dan nafsu birahi orang lain? (Perhatikan baik-baik pula penggunaan kata-kata dalam kalimat itu)
Fakta sains yang menunjukkan bahwa 2/3 otak laki-laki selalu berpikiran mengenai urusan seksual menunjukkan bahwa bagaimana mungkin kami kaum perempuan dapat mengontrol imajinasi liar kalian laki-laki dengan pakaian kami? Kami sering mengira dengan memanjangkan atau melebarkan pakaian kami, maka para pria tidak akan mengganggu, mencolek, atau melecehkan kami di tempat-tempat umum. Tetapi, itu tetap saja terjadi. Dan, lebih buruk lagi bahwa itu juga terjadi di dalam rumah di mana kami tidak lagi diwajibkan memakai apa yang lazim disebut wajib. Saya bahkan ingat saya dulu punya seorang sahabat laki-laki yang semakin tertarik dan penasaran kepada perempuan yang berhijab panjang dan bercadar.

Karena Sila ke-8 dalam Dasasila inilah, maka tradisi menutup aurat dan termasuk juga mengenakan kerudung ada dalam berbagai tradisi keyakinan, agama, dan budaya melintasi ruang dan waktu. Batasannya berbeda-beda antara berbagai sekte dan aliran dalam satu agama itu sendiri. Ada aliran Judaisme yang mewajibkan niqab, misalnya, dan ini jauh lebih-lebih beragam lagi dalam Dunia Islam.

alevi-wedding

Pengantin Perempuan Alevi-Bektashi

Jika semua orang menutup auratnya dengan tujuan untuk menjaga dirinya dari dirinya sendiri, maka hal-hal di atas tidak akan terjadi karena baik laki-laki maupun perempuan menyadari bahwa dirinya mengenakan pakaian tertentu adalah untuk melindungi dirinya dari melakukan perbuatan zina dan bahkan merampas hak orang lain dengan menzinahinya (perkosaan). Itulah sebabnya, aturan berpakaian atau menutup aurat dalam berbagai tradisi tidak hanya kepada perempuan tetapi juga pada lelaki. Kalau laki-laki umumnya memakai penutup kepala, dan kadang-kadang pula tudung; perempuan memakai kerudung dan atau penutup kepala tertentu. Pada tradisi masyarakat yang sangat sederhana atau dianggap kurang beradab, jika dibandingkan dengan masyarakat yang belum mengenal baca tulis atau lebih terbelakang dalam berbagai hal, kita bisa melihat perbedaannya ada pada pakaian laki-laki yang hanya menutup bagian kemaluannya, sedangkan pada kaum perempuannya menutup sampai ke perutnya tetapi membiarkan dadanya tetap tampak [Mungkin saja pandangan antropologis ini terkesan rasis]. Sedangkan pada tradisi masyarakat yang lebih kompleks, atau dianggap lebih beradab, kita melihat baik laki-laki maupun perempuan mengenakan pakaian yang lebih rumit, menutup dada dan kepala mereka, tak hanya bagian kemaluan mereka saja.

Kristen Ortodoks Sekte Doukhobors, Rusia.

Dalam alQuran, Allah memerintahkan untuk menjaga kemaluan baik kepada laki-laki maupun perempuan, dan kepada kaum perempuan untuk menutupi dada mereka serta untuk lelaki untuk menjaga pandangan mereka  — yang mendapat penafsiran berbeda-beda. Hal-hal ini bukan hanya ada dalam tradisi Islam saja. Perbuatan zina  adalah perbuatan tercela dalam berbagai tradisi, demikian pula dengan perkosaan — bahkan sebenarnya dalam Alkitab yaitu dalam Perjanjian Lama, kisah Dinah sudah menjadi overshadowing dan petunjuk penting beberapa hal berikut: Pertama, Dinah sebagai putri Yakub (as) pastilah mengenakan pakaian yang menutup aurat tetapi ia masih mengalami perkosaan disebabkan oleh pemerkosanya begitu tergila-gila padanya. Kedua,  “perkawinan yang dilakukan dengan pemerkosa” sama sekali tidak patut dan tidak layak dilakukan karena seperti halnya kisah Dinah yang dibebaskan oleh kakak-kakaknya sendiri yang mengatakan jika itu dilakukan maka akan membuatnya seperti seorang pelacur.

 

II. Berbagai Jenis Kerudung  dalam Berbagai Tradisi?

a. Mantilla

Mantilla adalah istilah yang biasa digunakan oleh kalangan Katholik Roma untuk kerudung mereka. Sebelum Konsili Vatikan II, perempuan-perempuan masih mengenakan mantilla gereja-gereja Katholik Roma. Saat ini hanya para perempuan tua yang masih mengenakannya. Namun, semua perempuan yang bertemu Sri Paus masih diwajibkan mengenakan kerudung/mantilla.

jackie kennedy in mantilla

Jackie Kennedy mengenakan mantilla

 

mantilla crochet-mantilla mantilla motiv Mantilla SM-903 424 Oct. 2005 mantilla1 mantillapurple

b. Ridas

Rida atau ridas adalah istilah untuk kerudung tradisional yang dikenakan para perempuan dalam sekte Dawoodi Bohra. Sekte ini merupakan salah satu sekte dalam mazhab Ismailiyah atau Syiah Tujuh dan banyak terdapat di India.

dawoodi- bohras dawoodi-bohra.3 dawoodi-bohra.wed dawoodi-bohra-muslims rida rida3

 

c. Tanduk

Suku Zhuang, China

yahudi aljazair

Perempuan Yahudi Aljazair

A1

Biarawati

suku voss norway

Suku Voss Norwegia

 

TandukEropaUtara

Perempuan dari Eropa Utara

tanduk-eropa-darek

Suku Darek, Eropa

Tanduk-Chinois

Cina

 

dua_wanita_minang_pakaian_adat

Suku Minangkabau

pakaian-wanita-minangkabau-abad-19masehi-abad-13hijrah

Suku Minangkabau

africa

Gele, penutup kepala perempuan Afrika (Nigeria)

Hijaz milayah large rectangular wrap worn to go out. It is made of two panels with decorative bands and tassels along the edge. The silk fabric was either imported from India or Indonesia

Salah satu pakaian adat Hijaz, Arab (milayah) yang berbahan sutera. Sutera diimpor dari India atau Indonesia.

Hudheyl tribe

Pakaian adat suku Hudheyl, Arab

 

d. Batoola

Batoola adalah sejenis topeng atau kain yang menutup sebagian wajah yang digunakan para perempuan Arab.

niqab of hormozgan

Perempuan Arab di Hormozgan, Iran

 

batula hormoz

Perempuan Arab di Hormoz, Iran

hormozgan2

Perempuan Arab di Hormoz, Iran

batula saudi

Batula Saudi

batula batula12

Bandar_Abbas_Falafel_Veil

e. Habeesha Kemis (Eritrea)

habsehakemis

 

 

 

 

 

 

g. Perempuan-perempuan Yahudi, Kristen Ortodoks dan Katholik

tichel 44

Tichel yang dikenakan perempuan Yahudi

 

nun2

Biarawati Katholik

nun Fig_1.17

x

Perempuan Ortodoks

 

images (1)

Suster Katholik


barh pcc clothed

orthodox familY

Lukisan tentang keluarga Ortodoks

serbian-ortodoks

Biarawati Serbia Ortodoks

old-orthodoxjilbab

Perempuan-perempuan non- biarawati Gereja Old Orthodox

yahudi aljazair

Yahudi Aljazair

yahudi colomb-bechar di alrgeria

Yahudi di Aljazair

 

Jazirah Arab

Rashaidah tribe

hijazi style.1

Gaya Hijaz

 

Hatoon al-Fassi, Jeddah, Saudi

Hatoon al-Fassi, Jeddah, Saudi

ridayah - jahdaly tribe

 

i. Lain-lain

druze1

Perempuan agama Druze (atau sekte Druze)

druzestudent1

Perempuan agama Druze (atau sekte Druze)

Gilani1

Perempuan daerah Gilani, Pakistan

ghonella

Ghonella

ghonella.2

Ghonella

eskikeshir

Turki

Faldetta_1

Faldetta

dhivehi bavana

Perempuan Srilanka

azeri baku

PerempuanAzeri (Baku, Azerbaijan)

 

minhotaa

Perempuan Portugis berkerudung dengan minhotanya

moorish bandari

Perempuan Moor

palestine smadeh  and saffeh 1929

Perempuan Palestina 1929 dengan smadeh dan saffehnya

sholat pakistani

Perempuan sholat di Pakistan

turkish1

Gaya wanita Turki

Uzbek_Woman

Nenek dari Uzbek

zuria eriteria

Zuria, dan habeesha kemis

minhota

Perempuan Portugis dan mantilla dan minhotanya

zahra aga khan21

Pernikahan Zahra Aga Khan, putri Aga Khan, pemimpin Ismailiyah

1 (3)

Gaya Asia Tengah (Uzbek, Turkmenistan, dst)

zorastrian345

Perempuan agama Zoroaster

turkish333

Gaya Turki

turkish-girl-traditional-cloth-23329212

Gaya Turki

thr

Naima Taheri, cicit Ayatullah Khomeini

 

 

 

Comments are closed.